Jumat, 01 November 2013

mocca

Kelak akan sering kunyanyikan lagu mocca yang berjudul "happy", "friend", dan "sunday afternoon" untuk anak-anakku..

hehehe

Kamis, 03 Oktober 2013

Be brave sipilis!



Jika Bathara Surya berhasil mengkudeta singgasana dewa minyak kemudian menguasai semesta tanpa ampun, maka apakah ia tak membutuhkan semen, air, dan pasir untuk menjadi satu kesatuan bernama pasukan beton yang membuat penyangga dan kekuasaanya kokoh? Dan apakah ia tak butuh jendral baja untuk mempertangguh pijakan-pijakannya di halaman sang Pertiwi ini? Juga jangan lupakan kemutlakan sang gempa saat Bathara Surya sedang leluasa menertawakan ketakberdayaan Pertiwi.






(Sebenarnya, aku cuma ingin menyampaikan bahwa teknik sipil juga sama urgensinya dengan teknik elektro, teknik geodesi, teknik pertambangan, atau teknik perminyakan. Harusnya tak ada yang saling meremehkan. Bukan begitu?)

Senin, 30 September 2013

Meler!



Sudah berlembar-lembar tisu kuhabiskan hari ini
Namun lendirku tak juga puas berkejaran menangkap udara
Sudah kukeluarkan mereka dengan paksa dan kubuang di wastafel
Namun jumlahnya tak kunjung berkurang, selalu datang dan datang lagi
Sudah kumaki dan kuhujati lendirku dengan murka dewa
Namun Mekera malah bertambah senang dan bahagia


Ohhhhh Umbelku………,
kalian sungguh bandel!
Kalian tak tahu aku tersiksa seharian?!
Gara-gara kalianlah Hemoglobinku bersusah payah mengikat oksigen! Dasar!

Dear Neptunus



Hei Nus!


Aku mau sedikit mengadu kepadamu boleh kan?!

Jadi beberapa waktu yang lalu nomer yang tak kukenal telah menelponku lewat si Klenthik. Dan nampaknya itu nomer Jakarta, firasatku sih itu nomer kantor. Ternyata setelah kuangkat memang benar itu nomer kantor Nus! Kantor itu adalah sebuah perusahaan dari negeriku yang bertaraf internasional dan kebanyakan proyeknya berada didekat markas-markasmu lho Nus.

Memang dulu aku pernah apply ke perusahaan itu karena di perusahaan itulah passionku bisa tertampung tapi apply ku sudah lumayan lama dan aku juga sudah tak mengharapkannya lagi. 

Nhah, akhirnya aku penuhi panggilan mereka untuk interview di markas besarnya. Bukannya diberi gambaran tentang kehebatan perusahaanya tapi mas-mas gendut yang interview aku justru malah menggambarkan betapa susah dan mengerikannya bekerja di didekat markasmu. Lhah, aku jadi kelabakan dong. Bimbang menghantuiku Nus. Kalau dari upah aku yakin menggiurkan tapi kenyamanan itu lho Nus, jadi berkurang. 

Di perusahaan sekarang memang nyaman betul. Kerja cuma duduk-duduk, Mau berangkat jam berapa saja tak ditegur, ijin kapan saja bisa, nambah cutipun tak masalah. Kalau di perusahaan itu semua bisa lenyap Nus! Aku bisa jadi budak suku kulit putih dari negeri seberang. Juga aku bisa tersengat energi si Bathara Surya setiap hari! Duh…. 

Tapi yang aku senangi selain upah dan tertampungnya passionku, aku juga bisa semakin dekat dengan markasmu walaupun cuma di pintu gerbangnya saja. Toh aku juga belum berani untuk hanya mengetuk pintu gerbangmu. Mungkin sesekali latihan memahami lingkungan dan udaramu bisa kali ya agar suatu saat aku bisa mengobrak-abrik singgasanamu!... hahaha


Jadi bagaimana Nus baiknya? Kamu lebih setuju aku bertahan atau aku melanglang buana lagi dan mendekatimu?



Eh bentar-bentar…. Tapi Kamu punya cabang markas di Negeri Burma kan Nus???!!

Sabtu, 28 September 2013

Baca Tulis

Semangat membacaku memang sedang turun,
Terperkosa oleh energi menulisku yang begitu membirahi.
Biarlah saja.....
Biarkan energi menulisku berorgasme sesukanya.

Rabu, 25 September 2013

Doa untuk Penyair

Maka muliakan mereka yang menyairkan sajak-sajaknya Tuhan...
Tolong jaga mereka dari kepunahan di muka bumi..
Karena mereka sedang merangkai keindahanMu dan ciptaanMu..

Minggu, 15 September 2013

Tuhan

Tuhan..

Kujalankan dharma ku sesuai petunjuk-Mu..

Kubaktikan diriku untuk Menghamba hanya kepada Mu..

Kusujudkan kepalaku serendah mungkin sebagai wujud penghambaan tertinggi atas Mu..

Kulakukan segala ibadahku dengan penuh harapan akan ridho Mu..

Kuikhlaskan semua sakit, perih, haru, dan senyum atas segala ketetapan Mu..

Kuucapkan hamdu atas apapun pemberian Mu..

Terima kasih Tuhan,

Perhatian Mu telah menjaga kalbuku

Dan kasih sayang Mu sungguh mencukupkanku.

(Merekam sajak #2)

Rabu, 11 September 2013

Merekam Sajak

Sejak 24 tahun aku dilahirkan, baru kali ini lah aku membuat tulisan yang mungkin semacam sajak tanpa rima yang jelas. Entah disebut apakah ini, aku hanya ingin menuliskannya saja. Deru mesin komputerku yang setara dengan umur anak kelas 1 SD serta seri windowsnya yang tak kalah tua dengan durasi presiden SBY berkuasa, telah mengiringiku membuat tulisan yang seketika muncul ini kemudian aku rekam sejenak di notepad Luminten. Inilah Yang aku maksud. Merekam sajak!

                                                           .......................................


Jika jalanmu penuh dengan semak belukar yang rimbun
maka akan aku cabut dan bersihkan semua itu dengan tanganku sendiri

Jika jalanmu tertutup dengan bongkah batu yang besar
maka akan aku dorong itu sekuat tenaga dengan tanganku sendiri

Jika jalanmu penuh dengan sekumpulan kera-kera usil yang kelaparan
maka akan aku usir dengan terikanku sendiri

Pun jika sungai besar telah memutuskan jalanmu hingga engkau kehilangan asa
maka akan aku buatkan jembatan untukmu dengan tanganku sendiri

Selalu akan kumudahkan jalanmu

Berjalanlah terus tanpa terlalu banyak menoleh ke belakang
Pondok kebahagiaanmu semakin dekat engkau gapai

Dan aku cukup mengawasimu dari seberang sini saja
Tersenym melihat polahmu
Terharu merasakan kebahagiaanmu


(thanks for this inspiration, i wont get anything if i never met you)
Merekam Sajak #1



Minggu, 01 September 2013

visi dan misi


Jika aku tak kaya raya bak raja diraja pun tak apa

Jika aku tak punya kekuasaan atas sesuatu pun tak apa

Jika aku tak hidup dalam istana marmer pun tak masalah

Aku cuma ingin bersyukur

Aku cuma ingin bisa selalu berbahagia dalam hidup

Aku ingin menjadi warna bagi diriku sendiri dan orang lain.

Senin, 26 Agustus 2013

Cewek cakep itu . . . . . . . .

Surah Al Jamiilah ayat 28 :

"Dan sesungguhnya hai cowok-cowok beriman, aku serukan kepadamu sekalian akan suatu hal, bahwa cewek yang jago nulis itu jauh lebih mempesona ketimbang cewek yang jago dandan atau jago masak"

hehehehehe..

ketidakpastian

kenapa kamu takut dengan ketidakpastian?
bukankah ketidakpastian justru membuat hidup kita dinamis?
dan kedinamisan itulah yang akhirnya membuat hidup kita kaya warna.

Rabu, 21 Agustus 2013

Si Wanita Pemberani


Tulisan di blog ini lama-lama semakin panjang saja, tak sekilas ataupun sekelebat lagi. Seharusnya memang sudah aku tempatkan sendiri tulisan-tulisan yang panjang di suatu tempat rahasia. Namun serahasia apapun tetap akan terlacak oleh detektif bernama google! Dasar google pemegang berbagai kartu AS seseorang di jagat maya ini.

Entah lah, mungkin memang aku cuma ingin menulis di blog ini, siapa peduli tulisan panjang atau pendek? toh siapa juga yang mau baca blog yang tak terlalu penting ini. Ah, tapi tak boleh selalu berprasangka buruk begini! Ya sudah, biarkan aku bercerita saja.. break the boundary line!


...............................


Sore tadi, ketika aku masih berkutat dengan angka-angka laknat dari hitungan rangka baja yang tak mempunyai rasa seni sama sekali ini, tiba-tiba aplikasi chatting gratis di ponsel nokia lumiaku (selanjutnya aku namai luminten) yang bernama whatsapp memunculkan sebuah notifikasi, sesuatu yang sangat jarang terjadi akhir-akhir ini. Entah karena teman-teman yang sering menghubungiku masih terlampau sibuk atau mungkin aku yang sedang menghindar dari dunia per-chatting-an itu karena suatu alasan. Agak melankolis memang. Tapi kali ini aku cukup kaget karena yang menge-chat-ku bukan seseorang biasa.

Mengenai orang yang tak biasa tersebut, aku kenal dia beberapa bulan yang lalu ketika aku dan dia dipertemukan dalam sebuah acara traveling berkemasan wisata ala backpacker. Saat itu aku simpati kepadanya dan menaruh sedikit kekaguman dengan tigkah lakunya, itu menurut pengamatanku dari jauh karena aku tak punya nyali untuk sok pedekate. Saat pulang dari acara tersebut sebenarnya aku punya kesempatan untuk memulai sebuah percakapan, karena ternyata aku dan dia, juga segelintir temannya, pulang dari Bogor ke Lebak bulus menggunakan bus yang sama. Ketika mulai masuk bus aku biarkan dia duduk terlebih dahulu agar kemudian aku bisa duduk di sampingnya atau minimal di dekatnya..hahaha. Dan akhirnya aku benar-benar duduk didekatnya! Aku pun lalu memulai perbincangan seiring dengan bus yang mulai berjalan pelan meninggalkan terminal baranang siang. Namun apa yang terjadi? Dia menanggapiku seadanya, seperlunya bahkan kalo perlu tak usah menanggapi. “mungkin dia sedang capek, ngantuk setelah berjalan-jalan ria” pikirku dengan positif thinking. Sampai dia turun dari bus tak pernah terjadi percakapan yang hangat dan berkesan diantara kami. Namun, aku selalu percaya bahwa jika kami memang berjodoh pasti kami akan bertemu lagi. Terbukti! Sebulan kemudian kami bertemu via aplikasi chatting gratis yang sama, Whatsapp. Bahkan kami kemudian sangat akrab.

Keakraban berjalan beberapa bulan, bukan hanya lewat dunia maya saja tapi juga sudah merambah ke kenyataan, alias kopi darat. Dan dari keakraban itu aku tahu beberapa karakternya. Bagiku, dia adalah tokoh kartun animasi yang penuh dengan imajinasi dan terkadang imajinasiku yang kuanggap khayalan kahyangan ini ternyata masih ada yang lebih abstrak lagi. Dan sejujurnya, aku sangat kagum. Bukan hanya imajinasinya saja yang sedalam dasar laut tapi cara berpikir dan sudut pandangnya juga diluar kelaziman, tentunya dalam artian positif, walaupun kadang sesekali agak liar..hehe. Dan untuk kedua hal yang kusebut tadi lagi-lagi membuatku terkagum. Yang jelas, dia adalah perempuan yang sangat spesial dan mempesona menurutku diluar campur tangan urusan hati dan perasaan.

“Bagaimana jika hatimu sudah ikut bermain Santa? Apa yang kamu bisa nilai dari aku?” ujarnya yang aku karang sendiri dalam otakku. Maka aku menjawab pertanyaan itu, “Aku cuma ingin berterima kasih pada Tuhan karena telah pernah mempertemukan kita”. Jawabanku ini memang terdengar klise dan kalimat itu sering terdengar di beberapa sinetron atau ftv yang ndayu-ndayu. Namun, ini lah yang benar-benar kurasakan. Aku belajar banyak hal darinya, dan kuyakin dia tak pernah tahu apa yang sebenarnya dia ajarkan kepadaku. Mungkin lebih tepatnya aku berguru secara imajiner dengannya.

Dia membawa perubahan yang cukup besar di hidupku, salah satunya adalah kedekatanku dengan Tuhan  yang akan ku jaga walaupun aku sudah tak akrab lagi dengannya. Salah duanya yaitu kemauanku untuk menulis lagi dan berbagi cerita yang kebiasaan ini telah setahun lebih kutinggalkan. Untuk hal ini akhirnya aku menemukan satu blog sebagai inspirasi utamaku dan mempengaruhi gaya tulisanku ini. Oiya, imajinasi, sudut pandang dan cara berpikirnya adalah hal yang paling sering ku jadikan referensi dalam memandang seorang perempuan, namun bukan dengan tujuan membanding-bandingkan. Masih banyak hal yang membuatku sadar akan sebuah makna yang tadinya selalu kalah dengan egoku, tapi tak bisa kuceritakan disini.

Dia memang bukan Karl max yang teori sosialis komunisnya jadi kitab suci ilmu pemerintahan dan politik seluruh perguruan tinggi dunia. Pun juga bukan seorang siddharta yang dengan ajaran mahayana-nya membuat para bodhisattva rela meninggalkan hal berbau duniawi demi menuju ke nirwana dan menjadi budha sejati. Dia hanyalah seorang merida yang pemberani, berani menghadapi dunia yang penuh ketidakpastian, berani melakukan apapun demi orang-orang yang disayanginya. So, always be brave merida!!

...............................


Sampe ngelantur sejauh ini ya aku menceritakan beberapa hal tentangnya?hahaha.. Memang tak ada habisnya membicarakan orang spesial itu. Padahal awalnya aku hanya mau bercerita tentang kejadian tadi sore. Isi dari chat nya di luminten tadi sore itu yang menjadikanku bertanya-tanya. Dan rasa keingintahuanku yang sangat besar ini (alias kepo tingkat naudzubillah) membuatku berpikir keras. Sebenarnya, dia hanya mengirim sebuah tautan berita online yang setelah saya buka isinya adalah tentang festival wayang internasional. Lantas dimana keanehannya? Keanehannya adalah ketika dia jarang menghubungiku via apapun dan tiba-tiba dia menge-share berita tentang wayang yang dia tahu bahwa aku menyukai dunia perwayangan karena pernah aku ceritakan ini kepadanya.

Ah, mungkin aku terlalu hiperbolik saja tentang kejadian ini. Kejadian biasa saja yang aku hubung-hubungkan dengan kejanggalan.

Tapi beberapa hari yang lalu aku pernah membuat tulisan di blog ini tentang peran guyon dalam kisah mahabharata. Apakah dia membaca tulisan itu? Entahlah, bahkan tak satu setanpun tahu.

Yang jelas, aku sangat bersyukur pernah mengenalnya, dan aku berharap Yang Maha akan menjodohkan kita bertemu lagi, entah sebagai apa. Biarkan Dia yang merancangnya. Because, God is Greatest Designer!








(Tulisan ini khusus untukmu, sebagai wujud terima kasihku sebelum kamu benar-benar pergi membawa busur dengan anak panah kebaikan, menunggang kuda untuk menyelamatkan orang yang kamu sayangi yang sedang dalam bahaya. Selalu bersyukurlah, berbahagialah, dan berwarnalah. God always loves you.)
E.B.
21 Agustus 2013
Ketika para sahabatku sedang terlelap dalam dengkurannya.



Selasa, 13 Agustus 2013

Surat

Dear God,

Aku bingung, kok akhir-akhir ini aku tak pernah diberi kesempatan untuk mengeluh ya :(


Thanks God   :)

Regards,
Adam

Bollywood

Mengenai "why so serious?" yang terkenal itu, quote ini sangatlah cocok untuk kepribadian orang jawa. Orang jawa memang punya karakter guyon yang sangat kental dan ini memang sudah menjadi budaya yang melekat sejak dulu. Salah satunya adalah pada kisah pewayangan yaitu kisah mahabharata. Mahabharata versi aslinya, yaitu versi India, tidak ada tokoh-tokoh punokawan. Tapi setelah di-jawa-kan pada masa Prabu Jayabaya (Kerajaan Kediri), disisipilah tokoh punokawan itu. Punokawan ini terdiri dari Semar dan tiga anaknya : gareng, petruk, dan bagong. Mereka adalah abdi atau pelayan setia dari pandawa yang sukanya ribut sendiri, melakukan hal konyol, kadang ngawur, kadang urakan namun setiap tidakan mereka sebenarnya sarat dengan makna tersirat.
Ini artinya, memang orang jawa sejak dulu suka dengan guyon dan remeh temeh semacam itu. Dengan guyon maka nasihat tak akan terasa menggurui dan yang jelas mampu mencairkan suasana kekerabatan.

Ooohhh betapa garingnya kisah mahabharata versi bollywood :p




ya kan?!

Terkadang, isi playlist lagu seseorang menunjukkan kepribadian orang itu.

why so serious?

Dulu kakek kita berperang berkorban harta, darah dan nyawa, tapi kok sekarang diperingatinya dengan lomba makan krupuk atau balap karung ya??
oiya ding, mungkin ini bentuk pengamalan dari "why so serious?" itu :p

Sabtu, 03 Agustus 2013

Perjalanan

Manusia di dunia ini sebenarnya adalah seorang pejalan. Perjalanan kehidupan yang penuh liku dan kadang terasa berat. Tapi aku yakin setiap perjalanan tak pernah sia-sia. Dia akan mengajarkan berbagai makna, tersurat ataupun tersirat. Lewat berbagai pengalaman baik dan buruk, sebuah makna akan muncul tanpa sengaja digali. Semua natural dan manusia akan selalu belajar terhadap makna itu. Betapa perjalanan adalah guru yang sangat agung.
Aku selalu sadar bahwa setiap perjalanan akan kembali ketitik nol, titik awal, titik dimana kita mengawali semua perjalanan ini.
Tak ada pesta yang tanpa bubar. Tak ada pertemuan tanpa perpisahan dan tak kan pernah ada perjalanan yang tanpa pulang. Ya,...pada akhirnya aku akan kembali pulang kemudian menceritakan semua pengalamanku ini ke Yang dulu melepas kepergianku.

Kepada Mu lah aku pasti kembali.

syariat atau tarekat?

Kata ulama sufi terkenal di Islamabad : "ketika orang bijak menunjuk ke bulan maka yang dilihat oleh orang bodoh adalah jari"

Spongebob

Jadi ingat kata spongebob ke patrick bahwa menjadi normal itu membosankan.
tidur--ngantor--pulang--pacaran (optional, bisa dihilangkan)--tidur lagi--ngantor lagi dan seterusnya, semacam lingkaran setan.
Maka sekali-sekali selingi hidup ini dengan ketidaknormalan, beri kejutan untuk diri kita sendiri agar hidup lebih dinamis dan berwarna.

Kun Fayakun

Kalau kamu tak percaya suatu hal yang mustahil bisa terjadi, maka ingatlah ketetapan Tuhan yang satu ini :

"Jika Tuhan berkehendak, apa yang mampu menghentikan Nya?"

Senin, 29 Juli 2013

Tahu isi hati

"TAHU AJA ADA ISINYA,,,,,,, MASA' HATIMU MASIH KOSONG AJA DAM!"
(Gery Rabbani, 2013)



*nangis dipojokan sambil ngemil kecoa*  hahahahahahahaha! terkadang bocor jg nih orang :p

Qomolangma

Entah kenapa aku yakin kalau aku akan berjodoh denganmu suatu saat nanti, berjodoh untuk bertemu sangat dekat ataupun hanya melihatmu dari kejauhan. Walaupun kita berbeda tapi sepasang radarku menangkap sinyal kasih sayang yang kamu pancarkan dari jauh sana. Sengajakah kamu mengirim sinyal ini ketempatku?
Dengan kemesteriusan dan sikapmu yang dingin, kamu sanggup membuatku terpesona dan jatuh hati.

Aku harap putihnya sinar wajahmu tak akan pernah pudar, wahai Qomolangma, sang dewi ibunda suci alam semesta!

Remah roti

Remah-remah roti nya tertinggal dan berceceran dimana-mana. Ini sengaja atau memang ceroboh?
mungkin sengaja agar menarik ku untuk menyelidikinya? tapi buat apa? toh kalau aku tahu kebenaran sejatinya tak akan berpengaruh apa-apa. Hanya menyembuhkan penyakit bernama penasaran saja kan.
Atau bisa jadi dia memang ceroboh menumpahkan roti saat sedang disantapnya. Hmmm.. tapi setauku walaupun dia agak teledor tapi tak pernah seceroboh itu, kan bahaya. Bisa-bisa banyak semut dan serangga kecil lainnya yang berduyun-duyun datang mencuri (membersihkan?) remah-remah rotinya.

Ah sudahlah... Nanti aku lapor ke yang punya rumah saja biar kotoran itu dibersihkan. syukur-syukur kalau yang punya rumah tau itu roti jenis apa, terbuat dari tepung terigu atau gandum, dan berapa kisaran harganya.


ehh satu lagi. Mungkin dia tak suka dengan rotinya lalu sengaja tak sempurna saat menggigit agar cepat habis? jadi, roti jenis apakah itu? who knows!

Jumat, 26 Juli 2013

Sekelebat

Dalam hidup manusia memang ada orang-orang yang ditakdirkan untuk datang sekelebat, mengajarkan sesuatu yang berharga lalu lenyap sama sekali.


Hatur nuhun nyak Pak Andi, Pak Untung, Pak Aep jeng kru sadayana..........dan Kamu.

Sabtu, 13 Juli 2013

Dewasa

Dengan semua ini, apakah aku sudah Engkau anggap dewasa Tuhan?
Apakah aku sudah pantas untuk sekedar menemani-Mu minum kopi sambil melihat lukisan alam Mu dari atas sana?

hati dan pikiran

Apakah engkau masih sehangat dulu?
Apakah engkau masih seceria dulu?
Dan apakah engkau masih seberwarna dulu?
Wahai hati dan pikiran ku/
Kemana mimpi-mimpimu bepergian?
Tolong jemput mereka untuk engkau harmoniskan lagi dengan mu.

Selasa, 09 Juli 2013

Sial dan Beruntung

Kenapa ada sial dan beruntung kalau semua itu sudah kamu rencanakan jauh-jauh hari tepat sebelum jiwamu masuk dalam embrio berumur 4 bulan?

Thanks berat!

Tak pernah aku sedekat ini dengan Tuhan, dan ini gara-gara kamu! ya, kamu!
Inikah tujuan Tuhan mempertemukan kita? kalau begitu thanks berat ya!
Nanti kalau kita sama-sama di surga aku mintain kantong ajaib doraemon ke Tuhan dan aku berikan ke kamu sebagai imbalannya! Oke?!


Juli, 2013

Racetho

Tidak bisa tidur di kereta.
Pikiranku seperti kupu-kupu, indah namun cepat mati.
Hati layaknya sedang mau dibuat jus.



Juli, 2013

Di kereta malam

Malam ini dikereta penuh dengan orang tidur di bawah beralaskan koran sedangkan bangku-bangku malah sepi. Lantas kenapa mereka harus bayar tiket tempat duduk mahal-mahal?
Apa sebaiknya tempat duduk kereta itu diganti jadi kumpulan ranjang bertingkat??hmmmm, atau mungkin semacam kamar mayat gitu kali ya....


Juli, 2013

Monoton

Rutinitas adalah sebuah kemonotonan terselubung, dan kemonotonan sering kali membosankan!


april, 2013

Bebas

Kalau kebebasan menjadi sebuah keharusan, apakah itu masih menjadi sebuah kebebasan?


April, 2013

Eyes

Beileve in our eyes?
Nggak akan, karena kadang penglihatan itu menipu, mendoktrin, membuat kita menjadi imitator.
Saya percaya dengan hati karena didalam hati nurani terdapat Tuhan.


Maret, 2013

Ketakutan

Oh Tuhan, yang aku takutkan sebagai hamba-Mu ini cuma satu : Jika Engkau cuek terhadapku.
Berjalanlah bersamaku Tuhan, tetaplah berada dalam hatiku.
Engkau memang Maha Oke!


Februari, 2013

Hujan

Apakah kamu rindu menari nari dalam hujan wahai manusia yang pernah menjadi bocah?


januari, 2013

Child

Aku ingin menjadi anak kecil lagi, yang merasakan kasih sayang yang tulus dari orang tuanya. Tak pernah merasa patah hati walau hanya sebiji kenari.


Januari, 2013

Ikhlas

Pernahkah kamu sembelit?
susah bukan perjuangan untuk mengeluarkan kotoranmu?
Namun setelah kamu berhasil apa yang kamu rasakan?
Semua jawaban pasti sama! Legaaaaaaaaaaa
Itulah ikhlas menurut analogiku.


Hehehe



Juni 2012

Jarak

Bukankah kita akan bisa bergerak jika ada jarak?
kasih sayang akan membawa kita saling berdekatan tapi aku tak ingin mencekikmu, jadi akan kuulur taliku.
Lagipula aku tak mau melumpuhkanmu dengan mengatasnamakan kasih sayang.


November 2012, (Quote by Dee in "Filosofi kopi")

Aneh

Dan mencintainya menjadi kebenaran tertinggimu?
kamu takut karena ingin jujur,
Dan kejujuran menydudutkanmu untuk mengakui kamu mulai ragu.


Mei, 2011

Catatan Halilintar

Blog ini aku buat karena terinspirasi dari blog seorang temen. Kenapa dinamai halilintar? hemmmm, mungkin (lho kok mungkin?) karena halilintar bergerak sangat cepat, sekilas dan seketika. Sama juga dg isi blog ini yg merupakan catatan dari pemikiran dan logikaku yang tiba-tiba muncul sekelebat lalu aku tulis di handphone!

nhah sebenrnya sih udah sejak kuliah nglakuin kegiatan ini tp entah kenapa males banget buat dibikinin blog, akhirnya HP rusak dan catatanku ilang semua. Tinggalah ini yang tersisa di Handphone baru dan beberapa catatan yg ilang yg masih inget. Monggooo dinikmati...